Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

*....And My Moment Goes...*

HomeWELCOMEJun 24, 2007
......Experience Is The Best Teacher... begitu kata orang-orang bijak...begitupun pengalaman yang aku bagi di MP ini, adalah sebagaian dari pengalaman yang aku alami dan jalani dalam lingkaran hari-hariku. Semoga yang sedikit ini mampu memberi inspirasi buat temen-temen semua, selamat menikmati pengalamanku

Blog EntrySep 10, '09 5:36 AM
for everyone

Blog EntryAug 21, '09 12:05 AM
for everyone

Blog EntryMar 9, '09 12:41 AM
for everyone

Tanggal 15 Oktober 2008 kemarin aku ndampingin anak-anak BHS MAN 1 Surakarta STUDY Banding ke MAN 1 Yogyakarta. Tapi sebelumnya kita ngunjungin Situs KRATON RATU BOKO yang terkenal itu. Nih…foto-foto waktu ke YOGYA kemaren semoga puas yach :

Berdoa dulu biar selamat sampai Yogya…Amien

Pose dulu ahh….di Gapura Masuk Kraton Ratu Boko

Serasa kembali lagi ke masa lampoe….

Biar sudah capek…tapi gaya tetap harus OK !

Akhirnya sampai juga di MAN 1 Yogyakarta ( dihibur Grup Nasyidnya Loooh)

Souvenir dari MAN 1 Solo

Refreshing di Parangtritis Beach….

Demikian oleh-oleh kegiatanku ama anak-anak sekolahku moga bisa tambah pengetahuan.


Blog EntryJul 18, '08 10:01 PM
for everyone

ada-apa-dengan-cinta.jpg film-ayat_ayat_cinta.jpg

Sesungguhnya tidak ada apa-apa dengan cinta. Ia hanya sebuah kata yang sejak dulu memang sulit untuk didefinisikan apa maknanya. Eksisitensinya hanya dapat dirasakan dalam bentuk tindakan nyata. Rasulullah selama dua puluh tiga tahun menebarkan cintanya untuk membawa manusia dari kekelaman masa jahiliyah menuju peradaban Islam yang penuh dengan cahaya pencerahan.

Karena cintanya kepada rakyat, pada suatu malam Umar bin Khattab rela memanggul sendiri sekarung gandum yang diperuntukkan bagi sebuah keluarga yang tengah kelaparan saat beliau menjadi khalifah. Cinta Ali bin Abi Thalib kepada Allah membawanya pada keadaan tak merasakan pedihnya luka saat beberapa anak panah menancap di punggungnya yang bersamaan dengan itu ia tengah menunaikan shalatnya. Kecintaan Dareen Abu Eesya pada Allah jua yang telah mengantarkan gadis Palestina itu menjadi syahidah dalam aksi bom syahid melawan zionis Israel.

Tidak ada apa-apa dengan cinta. Karena cinta tetap saja menjadi tali pengikat bagi kaum Muslimin untuk senantiasa empati kepada sesamanya. Disebabkan oleh cinta, banyak kaum Muslimin di seluruh dunia yang turut berkorban jiwa dan raga untuk bersama-sama berjihad di tanah Bosnia. Disebabkan oleh cinta, mujahid-mujahid di Iraq tetap eksis, semata-mata untuk mempertahankan kehormatan diri mereka yang dirongrong oleh kebiadaban tak berkesudahan.

Disebabkan oleh cinta, hampir seluruh Muslim di dunia mengutuk kebiadaban dan keangkuhan Israel yang melakukan agresi ke wilayah Palestina. Dan disebabkan oleh cinta, sebagian mereka bersedia untuk diterjunkan ke sana guna membantu perjuangan saudara-saudaranya.

Sungguh, tidak ada apa-apa dengan cinta. Ia masih menjadi energi besar bagi para ibunda untuk mengasuh buah hati mereka sejak bayi hingga dewasa. Dengan cinta yang tiada batas para orang tua ikhlas memeras keringat banting tulang demi kesuksesan masa depan anak-anaknya. Maka patut dipertanyakan kadar cinta seorang ibu yang dengan tega membunuh janin yang dikandungnya hanya untuk menutupi topeng wajahnya yang berlumuran kotoran karena dosa perzinahan. Dan menjadi tanda tanya besar sejauh mana cinta kita saat menitipkan para orang tua ke panti-panti jompo di usia senja mereka. Apakah kita sudah kehilangan rasa cinta?

Cinta merupakan sumber energi besar yang dapat memberikan santapan ruhani, menguatkan dan menyejukkan hati. Lebih dari itu, bahkan ialah kehidupan itu sendiri, yang barangsiapa terhalang darinya maka ia ibarat mayat; ialah cahaya yang barangsiapa terhalang darinya maka ia berada dalam kegelapan yang pekat.

Sesungguhnya tidak ada apa-apa dengan cinta, karena mencintai dan dicintai adalah fitrah manusia. Kecuali jika hati kita telah dibutakan oleh cinta manusia yang tak kekal adanya. Manganggap cinta manusia adalah segala-galanya dan menduakan cinta tertinggi kepada Allah justru hanya akan menenggelamkan kita pada kedurhakaan yang teramat besar.

Tak ada apa-apa dengan cinta, sebab Yang Maha Mencintai senantiasa bersama para hamba yang mempersembahkan cintanya dengan berkorban harta dan jiwa, yang berjihad dalam berbagai dimensi kehidupan demi tegaknya kemuliaan Islam dan kehormatan harga diri umat Islam. Rasulullah pun telah mengajarkan do’a kepada kita untuk memohon cinta dari-Nya; “Ya Allah, berilah aku cinta-Mu, cintanya orang yang mencintai-Mu, dan cintanya orang yang mendekatkanku pada cinta-Mu. Jadikan cinta kepada-Mu lebih aku cintai daripada air yang sejuk.”

Jadi, memang tidak ada apa-apa dengan cinta. So, mengapa kita yang mengaku Muslim maupun –kebanyakan- Muslimah harus menyulitkan diri dengan berdesak-desakan ke gedung pertunjukan film hanya untuk mencari jawaban atas pertanyaan : “Ada Apa dengan Cinta?”

Wallahu a’lam bish shawab.


Blog EntryJul 17, '08 1:36 AM
for everyone

Pemilihan 7 keajaiban milik dunia kembali digelar, berbeda dengan kriteria sebelumnya dengan keajaiban yang dibuat secara sengaja oleh manusia dalam bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban baru milik dunia yang bukan dari buatan manusia.

Sudah terpilih sebanyak 77 tempat di seluruh dunia dari berbagai kategori, dan Indonesia mengajukan atau setidaknya sudah terpilih sebanyak 3 tempat eksotik, antara lain:



Komodo National Park

Krakatau, Volcanic Island
Krakatau, Volcanic Island

Lake Toba
LakeToba

Voting dilakukan melalui internet (website) dengan menggunakan alamat email sebagai , dengan batas waktu sampai akhir 2008.

VOTE for INDONESIA: http://www.new7wonders.com/nature/en/liveranking

Catatan:

Indonesia mungkin akan kalah dari negara lain, bahkan negara kecil yang mengajukan tempat yang tidak terlalu menarik, hanya karena negara tersebut lebih melek internet (Singapore contohnya , yang mengajukan Bukit Timah Nature Reserve). Dan yg lebih menyedihkan lagi, pulau Sipadan juga termasuk dalam nominasi yg diajukan oleh Malaysia. (sedih).

Brazil misalnya, pemerintahnya menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakatnya yang tidak punya akses internet agar bisa ikut memilih untuk negaranya.

Go… goo… goooo…


Blog EntryJul 2, '08 8:54 AM
for everyone

Satu pagi yang masih gelap, kulajukan kendaran menuju PG (pabrik gula) Tasikmadu. Keinginan melihat keadaan sekitar pabrik itu, serta bangunan yang telah berdiri di sana sejak th. 1871 dan mengabadikannya dalam bentuk foto, maka kupilih waktu fajar menyingsing untuk dapat menghasilkan ambience foto yang baik. 

PG. Tasikmadu dari depan

Sesampainya disana, di sambut oleh para keamanan.  Melihat kamera yang tergantung di pundak, berasumsi bahwa saya adalah wartawan.  Setelah saya jelaskan bahwa hanya untuk dokumentasi pribadi.  Saya di “ijinkan” untuk melihat dan mengambil foto gerbong MN IV dan kereta kuda sederhana yang digunakan saat beliau meresmikan PG tersebut. Walaupun gerbong dan kereta berada di depan dan dengan akses masuk yang tidak terhalang, namun perlu juga “ijin khusus” untuk itu. Dengan di “antar” oleh petugas keamanan, saya akhirnya di “ijinkan” dan ditunggui dalam mengambil foto.

PG Tasikmadu dirikan pada tahun 1870 pada masa pemerintahan Mangkoenegoro IV. Di depan pabrik itu kulihat juga gerbong kereta peninggalan Mangkoenegoro IV saat meresmikan PG.

Karena kamera yang saya gantungkan di pundak saya, karena memang berniat untuk hunting pagi itu, di kira saya adalah dari Dinas Pertanian, yang mengambil foto untuk pengurusan limbah yang disebabkan oleh pabrik gula tersebut.  Agak kecewa saat mengetahui saya bukanlah orang yang mereka maksud. 

Jam 7 lewat saya kembali ke lokasi PG, sempat bertemu dengan petugasnya, namun dia menganjurkan untuk datang lagi jam 8. Saya patuhi dan kembali pada waktu yang dijanjikan, namun petugas yang menjanjikan itu tidak terlihat lagi. Disarankan untuk menuju ke kantor yang mengurusi Agrowisata Sundokoro itu. 

Saya mematuhi dan berjalan menuju kantor yang terletak agak tersembunyi.  Sesampainya disana, beberapa orang yang berada di kantor itu, berbincang-bincang sendiri, saya tidak tahu apakah mereka itu adalah pegawai PG ataukah tamu yang mengantri. Di sudut ada sebuah meja dan sedang melayani seorang tamu yang sedang membayar.  Petugas itu tidak sekalipun menengadahkan kepalanya untuk menyadari kehadiran saya di sana.  Karena waktu pemotretan yang kurang menguntungkan, karena hari telah beranjak siang, saya lalu mengurungkan niat untuk “touring” kedalam PG. tersebut, yang di jaga begitu ketatnya oleh sejumlah petugas keamanan.

Walau berbalut kekecewaan karena gagal untuk tour kedalam pabrik gula tersebut, kendati bangunannya begitu megah, seakan membawa kembali pada masa keemasan pabrik gula tersebut. Selalu akan ada hari esok untuk melakukan sesuatu yang tertunda. Mungkin untuk lancarnya kunjungan wisata ini, sebaiknya datang saat siang hari, sehingga petugas benar-benar siap dalam menjalankan tugasnya.  Early bird tidak rupanya tidak berlaku disana, atau mungkin waktu terbaik untuk mengunjungi tempat itu adalah pada saat dimulainya musim giling tebu, dimana ada yang namanya manten tebu, di mana ada perayaan yang mewarnai mulainya penggilingan dan juga sebagai rasa syukur rakyat yang panen tebu-tebu mereka.

Andaikata mereka mengelola tour ini lebih profesional dan marketing yang lebih baik, saya yakin tour ke PG ini akan menjadi pilihan tempat wisata bagi pengunjung, baik lokal, nasional maupun internasional.  Selain untuk menambah pengetahuan tentang proses tekniknya, namun juga akan membangkitkan kebanggaan terhadap kejayaan Indonesia, serta pengertian yang lebih akan sejarah, yang dapat membangkitkan semangat kebangsaan dalam menyikapi satu abad Kebangkitan Nasional bagi generasi muda Indonesia. Kelihatannya mereka masih harus banyak berbenah dalam masalah ini.

Semoga akan lebih baik di masa mendatang.  Ternyata tidak mudah untuk sekedar berwisata di pabrik gula peninggalan raja Pura Mangkunegaran yang terkenal kepiawaiannya dalam ekonomi, enterpreneur, ulama dan juga pujangga yang karyanya telah diakui oleh dunia.

Mengutip dari KGPAA. Mangkunegoro IV dalam konteks pembangunan pabrik gula ini :

“Pabrik gula iki openana. Sanadyan ora nyugihi, nanging nguripi.

Kinarya papan pangupa jiwane kawula dasih.”

(Peliharalah pabrik gula ini dengan baik, meskipun tidak memberi kekayaan,

namun dapat menghidupi dan merupakan sawah ladang

para karyawan dan masyarakat sekitar).  

 itulah sekelumit kisah perjalananku di pabrik gula Tasikmadu, satu dari sekian banyak pabrik gula yang masih bertahan di Indonesia sehingga menjadi sesuatu yang sangat berharga ditengah banyaknya bangunan bersejarah yang telah rusak atau bahkan berubah fungsinya...semoga kisahku ini bermanfaat bagi semuanya

Tasikmadu, 12 Juni 2008



Blog EntryMay 8, '08 8:04 AM
for everyone
Pernahkah kamu bangun saat sang mentari baru bangun dari peraduannya? Rasanya indah sekali dan seoah-olah kita tidak ingin pemandangan ini berakhir...Ya, Allah menciptakan alam beserta isinya ini bukan tanpa tujuan, namun kadang kita manusia tidak mampu melihat kasih sayang Allah kepada manusia  hingga kadang atau bahkan sering, melupakan untuk bersujud di kaki-NYA
Manusia memang makhluk yang kadang lupa akan tujuan penciptaan dirinya di dunia, dia pikir bahwa semua yang dia dapatkan, miliki dan nikmati adalah hasil keringatnya sendiri, padahal ada campur tangan Allah dalam semua itu, karena itu menunjukkan kemaha kuasaan Allah sekaligus membuktikan bahwa Allah maha pengasih dan penyayang...
kalau manusia mulai lupa kan tujuan penciptaanya, maka bangunlah pada pagi hari saat sang mentari baru bangun dari peraduannya semoga dapat menggugah lagi tujuan penciptanmu di dunia ....

Photo AlbumMy Angel, HANUMMar 7, '08 10:44 PM
for everyone


Photo AlbumStudy SejarahMar 5, '08 3:34 AM
for everyone

Aku saat mengunjungi candi cetho sama Kraton Yogya

Photo AlbumMemorikuMar 5, '08 2:48 AM
for everyone

Aku sama malaikat kecilku, namanya SHABRINA HANUM SALSABILA sekarang baru umur 2,5 tahun. Kalau yang satunya waktu aku jadi panitia seminar sejarah di Kampusku UNS tahun 2002..yach buat pengalaman aja kalu nantinya ngadaian kegiatan serupa!

Photo AlbumKarangpandan, Karanganyar, 2005Mar 5, '08 2:35 AM
for everyone

Istirahat sambil action di daerah Karangpandan habis Touring

Photo AlbumCandi-candi FavoritMar 2, '08 8:06 PM
for everyone

Ini adalah beberapa candi yang jadi favorit kunjunganku

Photo AlbumFoto2kuFeb 7, '08 8:35 PM
for everyone


Photo AlbumStudi Sejarah di Sangiran, 2006Jun 25, '07 12:51 AM
for everyone

Aku bareng teman guru MAN1Surakarta saat mendampingi siswa-siswa MAN 1 Surakarta di Situs Sangiran

Photo AlbumPuncak Bromo, 2003Jun 25, '07 12:43 AM
for everyone

Menikmati suasana indah di Puncak Bromo

Photo AlbumPuncak Lawu, 2002Jun 25, '07 12:41 AM
for everyone

Bareng teman-teman FKIP Sejarah UNS di Puncak Lawu

Photo AlbumMGMP SejarahJun 25, '07 12:37 AM
for everyone

Kunjungan ke Pura Mangkunegaran, 2006

Photo AlbumHistory's Journey at Sukuh TempleJun 25, '07 12:32 AM
for everyone

Bareng Miss Ally (England) saat kunjungan di Candi Sukuh, 2005

NoteGuestbook
   
eno13 wrote on Sep 12, '08
sip. lam kenal juga ... :-)
balonlima wrote on May 9, '08
maksih, atas kunjungannya....
^_^!
© 2012 Multiply · English · About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · API · Help · Sitemap

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.